Ringkasan Cerita "Cinta Si Gembul" Episode1
Scene 1
Fahmi dan embel, dua sahabat tak
terpisahkan, seperti biasa malam minggu itu mereka habiskan untuk nongkrong di
kedai kopi yang tidak jauh dari rumah. Selain ngopi, agenda fahmi dan embel
adalah tentu saja, nggodain pemilik kedai, mbak embul, si kembang desa pujaan
hati para jomblowan.
Scene 2
Kedatangan fahmi dan mbel rupanya
kalah cepat dengan pak ramon, ketua RT setempat yang juga tentu saja berniat
untuk “ngopi di hati mbak embul”. Dengan berbagai alasan dan rayuan, pak ramon
berusaha memikat hati mbak embul. Namun mbak embul tidak begitu saja mempan
dirayu oleh gombalan pak ramon. Mbak embul tahu betul bahwa gaya sok budeg nya
pak ramon tidak keren, sehingga banyak gadis lain yang menolak lamaran pak
ramon. Ya, pak ramon masih jomblo si usia nya yang sudah beruban.
Scene 3
Fahmi yang duduk tidak jauh dari pak ramon di kedai itu, menyarankan kepada embel untuk segera mengambil tindakan supaya mbak embul tidak lagi digodain pak ramon. Maka saat mbak embul masuk ke dapur untuk membuatkan kopi, embel segera mendekati pak ramon.
Dengan penuh basa basi, embel
berusaha mengulik informasi apa gerangan yang dibicarakan pak ramon dan mbak embul.
Namun seperti yang sudah-sudah, pak ramon lagi-lagi kumat gaya sok budeg nya,
dia ogah kalo harus berurusan dengan si embel. Pak ramon pun akhirnya membicarakan
perihal kerja bakti yang akan dilakukan di sebuah lokasi pemancingan milik
salah satu warga. Awalnya embel menolak untuk ikut serta, namun dengan
iming-iming nasi bungkus dan “jurus budeg” pak ramon, embel pun terpaksa
mengiyakan ajakan tersebut.
Scene 4
Namun apa yang terjadi,
Setelah susah payah mengajak mbak
embul pacaran, ternyata embel harus merasakan penolakan. Mbak embul beralasan
bahwa dirinya kini tengah sibuk dengan banyak pekerjaan sehingga untuk saat ini
tidak akan menerima siapapun yang mengajak dirinya pacaran. Embel pun pulang
dengan kopi yang belum sempat diminum.
Skip---------
Scene 5
Malam itu selepas kerja bakti, fahmi dan gembel berniat nongkrong di kedai kopi mbak embul lagi. namun kedai kopi mbak embul tutup, dan mereka pindah ke kedai kopi lain. saat asyik membahas kelakuan pak RT yang tidak datang kerja bakti, mereka melihat pak RT dan mbak embul tengah berboncengan. embel pun meneriakkan satu persatu kosakata "pisuhan" yang dia hapal.
----------------- bersambung
Komentar
Posting Komentar