Ringkasan Cerita Cinta Si Gembul Episode 3
Cerita cinta si
gembul episode 3
“RONDA”
Scene 1
Malam itu
cus bertemu fahmi di pos ronda. Ah dia lagi dia lagi, cus merasa sedikit
kecewe. Malam itu dia berencana bertemu dengan mba embul, namun gagal gara-gara
disuruh pak rt untuk ikut ronda. Fahmi dan cus seperti biasa, saling melempar
candaan dan hinaan. Tidak lupa mereka pun mengejek pak RT.
Scene 2
Ditengah
asyiknya cus dan fahmi bercanda, mba embul datang membawa kopi dan camilan
untuk para peronda itu. Demi memberi kesempatan cus, seperti biasa fahmi out
frame. Dan seperti biasa yang sudah2, cus berusaha menembak mba embul, namun
ditolak lagi. Cus pun memperingatkan mba embul, supaya segera menerima pinangan
nya supaya cus tidak berpindah ke lain hati. Mba embul tidak gentar, dia bilang
monggo saja.
Scene 3
Fahmi
kembali datang, cus dan mba embul saling merengut. Mba embul pun hendak pulang,
namun sebelum dia pergi, dia sempat menakut2i fahmi dan cus bahwa di dekat pos
ronda ini dekat dengan kuburan. Fahmi dan cus sesumbar kalo mereka engga takut
begituan. Mereka pun menertawai mba embul. Tidak lama setelah mba embul pergi,
datang seorang cewe, wanda. Dia mengaku tinggal tidak jauh dari pos. Seperti
biasa, kedua jagoan jomblo kita langsung godain si cewe.
Scene 4
Cus dan
fahmi merasa suasananya makin bikin merinding. Namun wanda terlihat santai
saja. Tak lama kemudian ada seorang warga
yang lewat, sebut aja pak ramon, dia melewati pos ronda dan disapa chus dan
fahmi. Setelah basa basi sebentar, dia pun pergi. Chus dan fahmi kembali
membahas jadwal ronda yang tidak jelas.
Scene 5
Cus dan
fahmi baru sadar kalo wanda tidak ada di pos ronda. Tidak lama kemudian datang
seorang cewe, dia mengaku kakak dari wanda dan mencari adiknya tersebut.
Setelah sedikit curi2 kesempatan, cus dan fahmi sepakat mengantar si kakak
untuk mencari adiknya
Setelah keliling mencari, ternyata wanda ada di pos ronda, dan
mereka pun lanjut ngobrol. Wanda dan kakaknya bersedia menemani cus dan fahmi
jaga pos ronda.
Scene 6
Mbak embul membangunkan cus dan fahmi. Keduanya tertidur di depan
rumah (jalan) yang sudah lama terbengkalai. (adegan ini bisa malem bisa siang,
engga ngaruh, kalo malem: kejadian menjelang pagi. Kalo terang: udah pagi)
Bersambung.....
Komentar
Posting Komentar